- 16 Jul, 2022 18:20
Badan Penghubung Jakarta.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI menyetujui usulan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Zulkieflimansyah menaikkan harga acuan pembelian (HAP) komoditi jagung sebelumnya Rp 3.150 menjadi Rp 4.200 dengan kadar air 15% .
Sebelumnya Gubernur Zul telah mengirimkan surat ke Bapanas nomor 521/230/SEK-DKP hari Senin tanggal 11 Juli 2022. Selanjutnya Bapanas melakukan rapat kordinasi pada Jumat 15/7/2022 di Hotel Aston Priority akhirnya, Bapanas menyetujui usulan tersebut
Rapat kordinasi dihadiri oleh Kepala Bapanas RI Arief Prasetyo Adi Pejabat Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Bulog, Pengusaha Jagung, Kapala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Provinsi NTB, Kapala DKP Bima, Sumbawa, Dompu, serta pengusaha ternak, pengusaha makanan ternak, dan perwakilan koperasi, hingga perwakilan petani jagung.
Setelah mendengarkan aspirasi dari berbagai pihak, termasuk peternak dan daerah lain selaku pembeli. Akhirnya, disepakati secara bulat Harga Acuan Pembelian dinaikkan dari Rp 3.150 menjadi Rp 4.200. Adapun untuk acuan harga jual dinaikkan dari Rp 4.500 menjadi Rp 5.000.
Usulan harga yang disampaikan Gubernur Zul berdasarkan hasil survei lapangan, dan analisa dari berbagai pihak, termasuk hasil tim Pemprov NTB yang dikoordinasi Hadi Santoso, melibatkan akademisi, ahli dan pihak terkait.
Keputusan dan kesepakatan dalam rakor secara resmi akan segera diterbitkan dalam bentuk peraturan oleh kepala Bapanas RI sebagai pengganti Permendag Nomor 7 tahun 2020 yang mengatur HAP selama ini. (**) (Foto Diskominfotik NTB)