- 17 Jan, 2023 08:12
Jakarta, Badan Penghubung. Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah berharap para perantau Sumbawa yang berada di wilayah Jabodetabek dapat menjaga kondusivitas iklim investasi yang ada di Sumbawa NTB, agar investor betah dan bersedia berinvestasi di daerah kita.
Gubernur NTB dalam silaturrahim diaspora (warga perantauan) Sumbawa di Jabodetabek yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Sumbawa Jakarta Raya (Ikasum Jaya) Senin (16/1/2023) di sebuah rumahmakan di bilangan Cikini Jakarta. Sehari sebelumnya Gub Zul begitu biasa disapa, melakukan juga silaturrahmi dan berdialog dengan Tokoh dan perantau Bima, NTB yang tergabung dalam badan Musyawarah Masyarakat Bima Jakarta.
“Saat ini bagaimana bapak-bapak yang ada di perantauan ini dapat menjaga kondusivitas iklam investasi di Sumbawa agar investor betah dan mau menanamkan investasinya di Sumbawa,” terang Gubernur NTB yang hadir dalam silaturrahim bersama Bupati Sumbawa H. Mahmud Abdullah.
Sejumlah event yang telah dimulai tahun lalu nampaknya memberikan dampak luar biasa bagi perkemangan kawasan. Ia mencontohkan di kawasan SAMOTA lokasi diselenggarakan lomba motor cross dunia (MXGP) harga tanahnya melonjak tinggi. Kawasan ini katanya untuk mencari rumah seharga Rp 1 milyar udah tidak ada. Habis.
“Saat ini, jika mencari rumah dengan harga 1 Milyar di Kawasan Samota Sumbawa sudah sangat sulit, semua sudah terjual habis,” jelas Zul sapaan akrab Gubernur NTB.
Namun Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan event tersebut sebagai peluang ekonomi. Misalnya kuliner, atau soufenir, akomodasi, dll. Begitu pula MX GP janganlah menjadi event satu2nya. Harus dibuat lagi skala lokal, regional dan Nasional sehingga dalam setahun tidak putus kegiatan. Hal ini jelas akan membuka peluang ekonomi masyarakat setempat lebih luas lagi.
“Akan banyak event di Sumbawa dan ini seharusnya bisa di manfaatkan untuk kegiatan ekonomi oleh masyarakat setempat, namun yang terjadi justru banyak pengusaha luar Sumbawa yang jeli melihat peluang ini, kita musti banyak belajar dari mereka” terang Zul.
Terkait operasional PT Amman Mineral Nusatenggara (AMNT), Zul menginformasikan bahwa perusahaan terus melakukan pengembangan usaha diantara progres positif dalam pembangunan Smelter dan Pembangunan Bandara Kiantar di Kawasan Poto Tano.
“Dikawasan Bandara Kiantar ini, para pengusaha dari ibu kota sudah melirik lahan-lahan yang ada disekitar tersebut untuk dijadikan sentra-sentra bisnis,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, IKASUM juga berpesan untuk disampaikan ke manajemen AMNT untuk terus membuka diri jangan ekslusif karena dapat terjadi miss- komunikasi akibat kurangnya saling memahami. Untuk itu IKASUM berharap ada putra putri daerah yang duduk di direksi atau komisaris perusahaan tersebut agar aspirasi dan komunikasi daerah dapat terjalin dengan baik.
Sementara itu Ketua Umum Ikasum Jaya, Arif Hidayat mengapresiasi langkah yang ditempuh oleh Gubernur NTB dalam membuka dialog dengan diaspora Sumbawa di Jabodetabek. “Langkah positif ini, akan diagendakan juga kedepannya, baik dengan Gubernur NTB, Bupati Sumbawa, Sumbawa Barat maupun dengan pihak-pihak investor di NTB seperti Amman Mineral,” jelas Arif.