- 20 Sep, 2023 13:12
Mataram Badan Penghubung. Pemprov NTB 17 Agustus 2023 lalu tanda tangan kerjasama (MoU) dengan PT Kaltimex Energy dan bersama PT Mitsui Indonesia, akan membangun pabrik Gas dengan bahan baku biomassa untuk menghasilkan gas industri, seperti gas LPG. Investasi Rp165 M.
Pembangunan fisiknya akan memakan waktu 15-16 bulan. Pengerjaannya akan dimulai pada bulan Oktober 2023. Disebutkan bahwa ini merupakan pabrik gas pertama di Indonesia.
Dibangun di atas lahan seluas 1,6 hektare di Dusun Bakong Dasan, Lembar, Lombok Barat dan seluruh proses legalitas telah rampung. Seperti menyangkut penggunaan lahan dan tata ruang dari Kemen Agraria dan Tata Ruang.
Pabrik gas penyedia energy ini akan berproduksi dengan bahan baku limbah pertanian, seperti tongkol jagung untuk menghasilkan gas dengan kapasitas cukup besar untuk kebutuhan industri dengan kapasitas 6-10 ton per hari.
Penjajakan kerjasama ini telah dimulai sejak 2020 lalu. Bahkan sejak 2019 Denmark juga telah menyatakan minatnya investasi PLT Biomassa di NTB namun terhalang wabah covid-19. Hal ini mengingat NTB memiliki bahan baku yang melimpah serta kebijakan energi hijau yang diterapkan.
PT. Kaltimex Energy adalah perusahaan energi penyedia tenaga listrik didirikan tahun 1996. Adalah perusahaan swasta pertama yang memperoleh ijin suplai lisrtik, dengan mengoperasikan Pembangkit Listrilk 23 MW untuk perusahaan tekstil di Jawa tengah.
Kaltimex Energy telah memasang 900 MW di seluruh Indonesia, yang meliputi: Penyewaan (PLN), Kelapa Sawit, Gula, Tekstil, Mal, dan banyak sektor industri lainnya. Di samping Indonesia perusahaan ini juga ada di Bangladesh, Singapore, Philippines pada core bisnis yang sama. (*) (foto, ilustrasi/istimewa)