- 26 Apr, 2024 11:22
Jakarta Badan Penghubung. Pj Guberbur NTB Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, menyatakan NTB berkomitmen mengelola sampah secara efektif melalui hilirisasi persampahan incenerator LB3, Block Solution, Pabrik Pyrolisis, TPS Lingsar, TPST, SRF, dan RDF, Rumah Maggot hingga Bank Sampah upaya menuju NTB NetZero Waste Emission 2050.
Hal itu disampaikan dalam Forum Group Discussion (FGD) terkait Pengelolaan Sampah oleh Pemerintah Daerah. FGD diselenggarakan oleh PT. Tempo Group, Bertempat di Gedung Politèknik Tempo lantai 6 Jalan Palmerah Barat No. 8 Jakarta, Kamis 25 April 2024.
Penjabat Gubernur NTB yang hadir didampingi Pj Gubernur, antara lain Kadis LHK Provinsi NTB Julmansyah, S.Hut. M.AP dan Kaban Penghubung Daerah Provinsi NTB. Hadir pula Dirut PT Tempo Ibu Ade Liesnasari dan jajaran manajemen Tempo, beberapa undangan dari berbagai daerah diantaranya Wakil Walikota Solok, Wakil Walikota Serang, Wakil Walikota Sumenep, dan Beberapa Kadis LHK.
Narasumber pertama, dalam paparannya Miq Gite sapaan akrab Pj Gubernur NTB menyampaikan terkait kebijakan pengelolaan sampah di NTB. Hilirisasi persampahan di NTB yakni incenerator LB3, Block Solution, Pabrik Pyrolisis, TPS Lingsar, TPST, SRF, dan RDF, Rumah Maggot hingga Bank Sampah.
Komitmen NTB dalam pengelolaan persampahan bahwa NTB sebagai daerah destinasi Nasional menghadirkan destinasi bersih dan nyaman berkomitmen mengelola sampah secara efektif, menjamin tempat wisata bebas dari sampah, dan memelihara lingkungan yang asri.
Pj Gubernur menjelaskan melalui pengelolaan sampah NTB berupaya mewujudkan ekonomi sirkular, meminimalkan pemborosan sumber daya, meningkatkan nilai ekonomi sampah melalui daur ulang dan reusable. Hal tersebut dalam upaya menuju NTB net zero waste emission 2050.
Pengelolaan Sampah strategis di NTB diharapkan mengurangi emisi dengan mengoptimalkan pengurangan, penggunaan kembali, dan pendaurulangan sampah, Ini adalah langkah nyata NTB komitmen bersama mewujudkan lingkungan yang lebih baik di masa depan.
Diskusi sharing persampahan di berbagai daerah Nusantara ini memiliki banyak pekerjaan rumah untuk diselesaikan, harapan dari forum ini adanya payung regulasi yang menaungi kepentingan berbagai pihak dalam upaya pengelolaan sampah.
#Badan Penghubung Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat pelayanan prima.