- 13 Nov, 2023 17:38
Jakarta, Badan Penghubung. Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) diwakili Badan penghubung Jakarta mengikuti rapat atas undangan Badan Penghubung Provnsi Papua. Rapat ini lanjutan penentuan quota pass Bandara Soekarno Hatta (Soeta) di Hetel Borobudur Jakarta (13/11).
Pertemuan dalam rangka menindaklanjuti hasil pertemuan antara badan penghubung (banhub) seluruh Indonesia dengan otoritas Bandara (Otban) Soekarno Hatta Wil I beberapz waktu lalu.
Rapat dibuka oleh Kepala Banhub Papua dan Ketua Forkappsi Kepala Badan Penghubung (Habanhub) NTT Donald L Isàc., dengan Narasumber dari Otban Ronny Ruslan Affandi dan Farida ngilma.
Dalam keterangannya, pihak Otban Bandara menyampaikan arahan dari Menteri Perhubungan untuk mengevaluasi terhadap protokol yang bertugas di Bandàra agar tidak sembarangan memberikan pass Bandàra, karena dalam akun Kemendagri terdapat quota secara keseluruhan sebanyak 276 pass dengan 23 black list, expired 50 buah, dan quota yg tidak digunakan sebanyak 47.
Oleh karenanya, dari hasil evaluasi Kepala Otban, kuota utk masing-masing provinsi masih tetap dan tetap dibatasi walaupun hasil evaluasi Otban, di Banhub tidak terdapat penyalahgunaan dan penyimpangan tehadap pass Bandàra.
Selanjutnya pihak otban menyampaikan info terkait updating surat permohonan yang masuk dari Banhub berbeda-beda antara Banhub yang satu dengan Banhub yang lain.
Oleh karena itu, pihak Otban sudah menyiapkan formulir pengajuan quota yang harus diisi oleh masing masing banhub karena sekarang akun-nya dipercayakan kepada masing-masing banhub dan tidak dikelola lagi oleh Kemendagri.
Dari hasil penjelasan Narasumber dan hasil diskusi diputuskan point2 hasil rapat sbb :
- Banhub diminta melengkapi syarat Administrasi pengajuan pasa bandara sesuai dengan Form yang telah diberikan, dan disampaikan sesegera mungkin.
- Banhub Provinsi tetap melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap petugas protokol Bandàra.
- Diharapkan ada kebijakan dari Kepala Otban berkaitan dengan Jumlah quota yang akan diberikan.
- Diharapkan seluruh protokol Banhub khusus Bandàra menggunakan pakaian seragam yang sama agar mudah dikenali. (*)